Apakah Global Warming itu nyata?

bersama soetojo soetojo

1

Apa yang menjadi isu utama bagi semua kalangan untuk saat ini, global warming. Sebagaimana kita lihat di berbagai media, semua menyerukan untuk menghentikan global warming, bagaimana sebuah issue yang sebenarnya sudah seharusnya menjadi perhatian selama beberapa dekade ini, namun baru diangkat sebagai issue utama yang disebarluaskan untuk semua kalangan beberapa tahun belakangan ini.

Issue yang mendunia ini dihembuskan oleh semua media, akan membuat kita tampak lebih keren untuk ambil bagian dalam sebuah aksi yang bernama stop global warming ini. Apakah kita tidak mencium adanya hal lain dibalik kelompok kata bernama global warming?

2

Global warming berarti pemanasan global, sebuah makna yang sederhana. Lalu apa yang menjadi perhatian utama, ini adalah sebuah ancaman bagi kelangsungan hidup manusia dimuka bumi, apabila suhu bumi meningkat akibat pemanasan global maka akan memungkinkan terjadinya pelelehan es pada kutub bumi, dan bermakna permukaan air dimuka bumi akan meningkat. Dengan kata lain banjir besar-besaran akan terjadi dan menenggelamkan 2/3 daratan yang ada.

Hal ini disebabkan juga karena kerusakan ozon, sehingga panas matahari tidak dapat diserap oleh atmosfir bumi dan langsung ke permukaan bumi. Suhu bumi akan meningkat hingga lebih dari 20%.

Lalu apa yang menyebabkan ini semua, pada dasarnya adalah kerusakan alam. Peran besar manusia dalam perusakan alam, seperti membuang sampah sembarangan, menggunakan sumber daya secara berlebihan, menggunakan bahan-bahan kimia yang dapat merusak keseimbangan alam, menggunakan kendaraan berbahanbakar fosil.

Berapa persenkah dominasi kita dalam merusak lingkungan? Apakah cukup signifikan bila dibandingkan dengan korporasi besar? Bila dibandingkan dengan pabrik-pabrik?

3

Banyak kerusakan lingkungan yang terjadi disekitar kita sebagaimana kita ketahui bahwa hutan yang notabene adalah penghasil oksigen bagi kelangsungan hidup manusia sudah semakin berkurang, untuk tujuan apa? Pembuatan kebun kelapa sawit, pemukiman manusia, pembangunan pabrik, apakah kita pernah menebang pohon di hutan? Lalu siapa yang menebang itu semua?

Jawaban yang memungkinkan untuk penebangan hutan yang lebih luas adalah pembuatan kebun kelapa sawit dan pembangunan pabrik, karena kelapa sawit adalah komoditi yang sangat kompetitif untuk beberapa dekade kedepan, sebagai bahan baku minyak konsumsi, hingga bahan bakar alternatif. Dan pembangunan pabrik untuk pengolahannya. Pemukiman manusia, bukankah pembangunan pemukiman tempat tinggal saat ini berpusat pada perkotaan, penggusuran daerah kumuh dalam kota untuk dibuat property yang lebih layak dan lebih baik harga jualnya.

Perusakan hutan untuk bahan baku kayu, saat ini jenis kayu apa yang dapat diperoleh dengan mudah dipasaran, apakah kayu berbentuk solid atau bahan olahan kayu atau kayu daur ulang. Lihat kembali perabotan rumah tangga saat ini, berasal dari limbah kayu, serbuk gergaji yang direkatkan dan dilaminasi, kayu olahan berlapis, dengan harga yang cukup mengejutkan. Apakah bahan kayu itu digunakan untuk bahan baku kertas, kertas saat ini adalah kertas daur ulang yang diberi pemutih sebanyak mungkin agar terlihat bagus. Kemanakah semua bahan baku kayu tersebut? Sebagai konstruksi bangunan, sepertinya tidak juga, bahan logam dan semen telah menggantikan kayu, sehingga kayu yang dulu kita kenal adalah sebuah barang mewah yang harus ditebus dengan nominal material yang cukup tinggi, siapa yang bermain dibelakang ini? Banyak korporasi dan pihak terkait yang terlibat, perusakan hutan adalah sebuah keuntungan bagi korporasi dan kerugian bagi semua makhluk hidup dimuka bumi.

4

Pencemaran air, juga tidak kalah serunya. Seberapa banyak kita merusak sumber air? Bukankah saat ini kita harus membayar setiap tetes air yang kita gunakan. Periksa kembali tagihan air untuk bulan ini, bahkan air minum kita adalah air dalam kemasan yang dikelola oleh korporasi besar.

Pencemaran sumber air tanah, bahkan masyarakat saat ini tidak akan dengan mudah memperoleh akses untuk air tanah dengan mudah. Setiap sumur akan dikenakan sebagai objek pajak, lihat kembali tagihan pajak bumi dan bangunan yang harus dikeluarkan setiap tahunnya.

Bagaimana sumber mata air yang ada dipegunungan, apakah kita bisa memperoleh akses kesana tanpa dikenai beban biaya. Setiap sumber mata air di pegunungan akan diberi tanda bahwa ini adalah aset milik korporasi, mereka mengurasnya sehingga sumber mata air warga akan mengering dan membeli air dari mereka.

Bahkan sumber air bagi masyarakat berupa sungai, danau hingga laut sekalipun akan dicemari oleh pihak korporasi oleh sisa olahan pabrik mereka, sehingga kita tidak mempunyai pilihan air yang digunakan untuk konsumsi sehari-hari, selain membeli air minum dalam kemasan yang disediakan oleh korporasi dengan harga yang diputuskan oleh pihak korporasi.

5

Banyak yang mengatakan bahwa aerosol adalah bahan yang memiliki kontribusi besar dalam perusakan ozon, lalu mengapa cat semprot, parfum, hairspray atau apapun bentuk aplikasi aerosol yang diproduksi tidak ditarik dari peredaran, dan pabriknya ditutup saja? Tentunya tidak segampang itu kan, korporasi memiliki peran besar dalam setiap perusakan lingkungan, tapi sekali lagi tetap menjejali konsumen dengan varian-varian baru produk aerosol mereka yang katanya tidak mengandung freon, lagipula siapa yang akan meneliti setiap kali semprotan aerosol akan mengandung freon, yang kita ketahui hanya beraroma wangi, sangat wangi dan busuk.

Disaat kita disadarkan untuk mengurangi penggunaan aerosol dalam kehidupan sehari-hari, tapi kita disuguhkan dengan munculnya kendaraan-kendaraan yang memiliki emisi yang juga meracuni udara. Setiap hari kita turut andil memberi racun ke udara yang kita hirup, porsi polusi yang dihasilkan kendaraan juga tak kalah besarnya dengan yang dihasilkan pabrik-pabrik, hanya saja efek kendaraan langsung bersentuhan dengan manusia. Tapi siapa yang peduli akan hal itu.

Bagaimanapun juga udara yang tercemar sudah menjadi sahabat sehari-hari bagi masyarakat kota, dari udara yang tercemar dan dari masyarakat yang mengalami gangguan karena pencemaran korporasi juga mengambil keuntungan melalui obat-obatan yang mereka produksi, minuman yang mengandung antioksidan dan banyak produk lain yang meyakinkan bahwa kita akan tetap bertahan ditengah udara yang tercemar dengan mengkonsumsi produk kesehatan yang ditawarkan oleh korporasi-korporasi penghasil produk kesehatan, suplemen kesehatan, minuman kesehatan dan semua benda konsumsi yang mengatasnamakan kesehatan.

6

Seberapa sering kita mampu mengalami sebuah hal yang bernama sunyi, hening, tanpa suara, sebagai masyarakat kota keadaan seperti itu akan membuat manusia menjadi bingung atau linglung. Karena kita telah terbiasa dengan yang namanya keramaian, kebisingan, hiruk pikuk dan suara-suara keras.

Sehingga keadaan sunyi akan sangat mempengaruhi kejiwaan seseorang, lihat saja kita akan lebih merasa bahagia bila mendengarkan alunan musik yang mengiringi aktifitas kita, mendengarkan suara televisi sebagai teman, suara raungan kendaraan dan lalu lintas sebagai backsound keseharian kita, sebuah hal yang sangat tidak natural, dan kita telah beradaptasi dengan baik dengan polusi suara.

Sebagai manusia hari ini kita dihadapkan untuk beradaptasi dengan tingkat kebisingan, sehingga korporasi dapat menjual produk mereka, karena banyak sekali produk elektronik yang menghasilkan suara tambahan (noise), begitu halnya mesin-mesin yang menemani jurnal hidup manusia.

7

Kerusakan apalagi yang disebabkan oleh korporasi bagi bumi ini, sebenarnya bukan ke bumi, ke manusia sebagai pengguna bumi. Banyak sekali sampah-sampah visual yang dijejalkan ke manusia, dalam bentuk tayangan iklan, berita, film atau apapun bentuk media yang bisa dilihat, sebuah teknik subliminasi dimana merk dagang ditanamkan ke dalam otak manusia sehingga kita tertarik untuk membeli produk korporasi tersebut.

Lalu apa bahayanya? Dengan adanya serbuan polusi visual ini, maka manusia akan kehilangan kontrol atas konsumsinya, sehingga semua perusakan lingkungan yang dilakukan oleh korporasi seolah di-amin-i oleh konsumen hanya untuk memperoleh produk yang ditawarkan oleh korporasi. Persetan dengan kerusakan lingkungan yang penting konsumen dapat memperoleh produk yang diinginkan, apakah itu mengandung merkuri, plastik, freon atau racun yang sangat berbahaya sekalipun. Yang penting prestise dari pemilikan barang yang di iklankan bisa dimiliki.

8

Lalu apa yang dilakukan untuk mengurangi global warming, seruan Reuse – Reduce dan Recycle, sepertinya sebuah hal basi yang sudah dilakukan beberapa dekade sebelumnya oleh kita, kenyataannya tetap ada yang namanya produk baru teknologi baru dan inovasi baru yang membuat kita seolah-olah butuh untuk membeli.

Sebuah permainan kata dan imajinasi bernama trend membuat kita lupa untuk memakai kembali, mengurangi konsumsi dan mendaur ulang itu. Trend menjadi sesuatu yang berulang, dan nanti akan berulang lagi, tetapi dalam trend menggunakan barang lama adalah bukan hal yang trendy, beli lagi dan konsumsi lagi, itu baru trendy.

Bagaimana hadirnya Greenpeace dan WWF, dimana kita bisa meyelamatkan dunia dengan memberi donasi kepada mereka. Berapa nominal yang disumbangkan? Berapa signifikan untuk mengurangi global warming? Pada kenyataannya kita tetap menggunakan tas plastik, yang katanya sulit untuk diurai, pada kenyataanya kita tetap menghabiskan bahan bakar fosil untuk kendaraan kita sehari-hari, pada kenyataannya kita tetap membuang air untuk alasan yang tidak jelas, pada dasarnya kita tetap memboroskan listrik sehari-hari sebagai konsumsi.

Kampanye besar pun juga hadir melalui media massa, bentuk lain korporasi, pada kenyataannya berapa besar energi dan sumber daya yang dikonsumsi media massa untuk menanamkan hal ini kepada kita, media massa tetap menghabiskan konsumsi sumber daya dan energi untuk menyampaikan pesan yang mereka suguhkan kepada kita, pada akhirnya kita yang harus bertanggung jawab atas global warming, bukan korporasi.

Hingga Stop Global Warming adalah merek dagang, mode, trend yang beredar dimasyarakat, dimana setiap produk dapat dijual dengan harga lebih baik apabila ikut serta mengkampanyekan stop global warming. Dan konsumen sudah ikut serta mendukung gerakan ini dengan membeli, bukan dengan mengurangi konsumsi.

Lalu pencemaran lingkungan adalah hal wajar untuk sebuah proses produksi, hal ini tidak akan berhenti kecuali menutup produksi. Menutup produksi berarti menghentikan pemasukan korporasi, yang kata lain adalah rugi. Biar dunia yang merugi, tetapi korporasi tetap meraih keuntungan.

9

Dari sisi teknologi kita ketahui banyak inovasi baru yang memungkinkan manusia bisa menggunakan energi alternatif yang tidak menimbulkan pencemaran. Penggunaan perangkat bersumber energi listrik ataupun hydrogen misalnya, seperti adanya mobil-mobil hybrid yang dikatakan bahwa emisinya nol. Sehingga tidak mencemari udara, juga menghasilkan suara yang sangat halus. Teknologi electrical vehicle yang sudah pernah diproduksi, berbahan bakar listrik, namun bernasib tragis ditarik dari peredaran atas keinginan produsen, bukan konsumen.

Penemuan solar cell sebagai sumber listrik, dimana panel surya memanfaatkan panas matahari untuk menghasilkan listrik bagi bangunan, kendaraan yang menggunakan panel surya juga sudah banyak ditemukan, namun tidak diproduksi masal. Juga pembangkit listrik tenaga angin dan panas bumi sebagai sumber energi, bukan menggunakan sumber energi fosil dan nuklir.

Perangkat elektronik yang membutuhkan sedikit daya listrik, alat pengolah air minum sehingga tidak perlu mengkonsumsi air minum dalam kemasan dan banyak penemuan-penemuan lain yang memungkinkan kita untuk menghemat energi, sehingga ketergantungan akan sumber energi yang sulit untuk diperbaharui dapat ditekan, dengan demikian penghaburan sumber energi menjadi berkurang dan tingkat pencemaran dari limbah produk dan limbah produksi juga akan berkurang.

10

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa teknologi yang ada saat ini tidak diterapkan untuk semua masyarakat dan semua penduduk bumi? Mengapa panel surya sebagai sumber listrik harganya sangat mahal? Mengapa mobil hybrid harganya sangat mahal? Mengapa akses teknologi ini tidak dapat diakses oleh semua pihak?

Mengapa panel surya sangat mahal, mengapa tidak ada produsen yang membuatnya secara masal dengan harga yang murah. Hal ini dikarenakan masyarakat harus memiliki ketergantungan atas listrik yang dipasok oleh korporasi milik pemerintah maupun swasta. Karena hal ini menjadi poin penting dimana kebutuhan vital bagi masyarakat harus dikuasai supaya masyarakat tidak memiliki kekuatan untuk tidak tunduk pada penguasa sumber energi, dalam hal ini bisa korporasi milik negara atau swasta.

Mengapa mobil hybrid harganya sangat mahal? Mengapa mobil listrik ditarik dari peredaran? Jawabannya adalah atas tekanan korporasi penghasil bahan bakar minyak. Apabila mobil berbahan bakar alternatif dapat diperoleh dengan mudah, bagaimana nasib korporasi yang menghasilkan bahan bakar minyak. Itu adalah sebuah kerugian besar dan ancaman kelangsungan produksi minyak. Dengan kata lain semua konsumen tidak memiliki alternatif pilihan, sehingga harus terus membeli minyak karena kendaraan yang tersedia adalah kendaraan berbahan bakar minyak.

Mengapa akses teknologi ini tidak dapat diakses oleh semua pihak? Karena teknologi yang ada dimasyarakat haruslah teknologi yang memiliki ketergantungan terhadap korporasi. Stagnansi teknologi adalah sebuah jaminan keuntungan finansial bagi korporasi. Sehingga sudah pasti teknologi yang dilempar kemasyarakat adalah sebuah teknologi yang tidak akan berkembang dengan cepat, korporasi harus memiliki teknologi yang lebih maju dari masyarakat. Karena saat ini teknologi adalah komoditas, dimana korporasi memiliki lebih banyak modal dan akses terhadap teknologi, sehingga penguasaan teknologi akan memberi banyak keuntungan dan kendali atas pasar dan masyarakat.

Penguasaan teknologi juga didukung dengan sistem berlapis yang diciptakan korporasi, perlindungan secara hukum, melalui patent merk, membuat akses penguasaan teknologi semakin terbatas. Sehingga bagi korporasi hal yang paling utama adalah membuat masyarakat membutuhkan teknologi yang mereka jual, dengan cara sedemikian rupa sehingga teknologi yang mereka tawarkan saat ini adalah sebuah kebutuhan yang paling utama, masyarakat harus memiliki teknologi yang dijual oleh korporasi, sehingga masyarakat akan menjadi lebih peduli akan lingkungan, akan lebih terlihat keren, modern dan tidak ketinggalan zaman.

11

Dibalik semua keunggulan dan trend yang ditawarkan oleh korporasi selalu didukung oleh media massa, semua dikondisikan bahwa manusia hari ini adalah manusia yang membeli barang-barang keluaran terbaru yang ditawarkan oleh korporasi. Apabila anda tidak mampu membeli itu semua, maka anda akan menjadi manusia periode lalu, ketinggalan zaman dan tidak peduli akan lingkungan.

Sebuah teori konspirasi yang kompleks ditawarkan oleh korporasi dan semua kroninya. Lalu apa hubungannya dengan global warming? Dalam sebuah teori konspirasi, hal utama yang harus dikuasai adalah ketakutan dari masyarakat, ketika masyarakat mengalami ketakutan, maka kontrol diri akan melemah dan masyarakat akan suka rela untuk menuruti tawaran dan kehendak dari pihak lain yang mampu memberi jawaban akan ketakutan itu. Dalam hal ini ketakutan akan global warming di ekspos sedemikian besar, dan ketakutan itu dapat diatasi dengan menuruti bujuk rayu korporasi.

Sebuah ancaman global warming, adalah ancaman secara global dalam artian seluruh dunia akan menerima ancaman peningkatan suhu bumi yang bisa menyebabkan pengurangan populasi manusia dalam jumlah besar, namun hal ini bisa kita cegah bersama dalam kampanye stop global warming. Dengan cara penyadaran diri sendiri, dan membeli dukungan untuk aksi yang lebih besar dengan membeli produk sponsor, siapakah sponsornya? Korporasi besar yang kemudian menawarkan barang dagangannya yang diberi tambahan ramah lingkungan.

Apakah korporasi itu berdiri sendiri? Jika dilihat secara sederhana, korporasi besar akan terlihat berdiri sendiri-sendiri, namun jika dilihat lebih jauh. Pola kerja, jaringan, kepemilikan, sumber permodalan, penjualan produk dan jasa yang ditawarkan, semua tergabung dalam satu kelompok besar yang tersusun sangat rapi. Dalam sebuah upaya untuk pembuatan tatanan dunia yang baru (new world order) dibawah satu bendera. Apakah korporasi yang kita kenal adalah pemain utama, sebenarnya mereka adalah boneka dari sebuah kelompok pengatur agenda besar new world order. Dan pengatur semua konspirasi yang ada dimuka bumi, sehingga terlihat sangat rapi, dalam sebuah sistem besar, dimana ada pemenang dan pecundang, dimana tetap ada persaingan, dimana tetap ada peperangan dan perdamaian. Dan tetap akan sulit untuk terdeteksi oleh masyarakat umum.

12

Lalu kembali ke poin utama artikel ini, Apakah global warming itu nyata? Secara jelas, global warming adalah hal yang nyata, peningkatan suhu bumi, dan hal ini sudah terdeteksi beberapa dekade silam. Pada kenyataannya pohon sekalipun tetap mengeluarkan panas, dalam beberapa penelitan, suhu es di kutub pernah mengalami titik yang lebih tinggi dibandingkan saat ini. Dan ini semua pada intinya tetap kembali kepada kontrol individu untuk mengatasi itu semua, namun kendali besar tetap dikuasai oleh korporasi. Bagaimana untuk terlepas dari kendali itu, adalah tugas kita bersama untuk menjaga keseimbangan planet ini.

Lalu pertanyaan sebenarnya adalah, Apakah Kampanye Stop Global Warming itu nyata? Dari semua penjelasan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa semua pemanfaatan momen, penciptaan ketakutan global dan penawaran solusi untuk mengatasinya adalah sebuah omong kosong buatan korporasi. Apabila anda melihat aktivis yang peduli akan global warming, bagaimana penilaian anda pribadi, mereka akan terlihat konyol, ya karena mereka hanya segelintir individu yang berperang melawan korporasi besar dan jutaan penduduk bumi pendukung sistem milik korporasi.

Dan pertanyaan berikutnya adalah, Bagaimana Anda menanggapi hal ini?

“Stagnansi teknologi adalah sebuah jaminan keuntungan finansial bagi korporasi”

- soetojo soetojo